Kejati Sulsel Mantapkan Kinerja Pengusulan WBKWBBM dan Gelar Lomba Pildacil

Kejati Sulsel Mantapkan Kinerja Pengusulan WBKWBBM dan Gelar Lomba Pildacil

KEJATI SULSEL, Makassar – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, didampingi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulsel, Prihatin, beserta jajaran Asisten, memimpin rapat koordinasi secara virtual pada Jumat (20/2/2026). Rapat yang berpusat di Kantor Kejati Sulsel ini membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari evaluasi kinerja selama Ramadan, pengusulan Satuan Kerja (Satker) berpredikat WBK/WBBM, hingga persiapan Lomba Pemilihan Dai Cilik (Pildacil).

Dalam arahannya, Kajati Sulsel Dr. Didik Farkhan Alisyahdi menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan dan optimalisasi kinerja pegawai selama bulan suci Ramadan hingga memasuki masa libur panjang Idul Fitri. Beliau menyoroti secara khusus mengenai keamanan lingkungan kantor dan tertib administrasi pengajuan cuti pegawai.

"Bagi para Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) dan pejabat struktural, diwajibkan untuk meminta izin kepada pimpinan apabila hendak meninggalkan wilayah tugas," tegas Didik.

Terkait dengan reformasi birokrasi, Kajati menginstruksikan seluruh jajaran untuk mengecek secara saksama kesiapan masing-masing Satker yang akan mengajukan diri menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Sebagai bentuk kepatuhan aparatur negara, Dr. Didik Farkhan juga mengingatkan seluruh pegawai untuk segera menyelesaikan pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak, serta Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) bagi pejabat, dan Laporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara (LHKASN).

"Batas maksimal pengisian adalah 31 Maret 2026. Perlu diingat, kepatuhan pelaporan ini menjadi salah satu persyaratan mutlak dalam proses kenaikan pangkat maupun jabatan," imbuhnya.

Guna menyemarakkan syiar Islam dan mendekatkan institusi Kejaksaan dengan masyarakat di bulan Ramadan, Kejati Sulsel juga akan menggelar Lomba Pildacil. Kajati meminta dukungan penuh dari seluruh Kajari di wilayah hukum Sulsel untuk menyukseskan agenda ini.

"Saya mohon para Kajari mendukung kegiatan ini dengan melakukan sosialisasi dan seleksi calon peserta di daerahnya masing-masing. Segera kirimkan daftar pesertanya," ujar Kajati.

Pada kesempatan yang sama, Wakajati Sulsel, Prihatin, memberikan atensi khusus terkait antisipasi kelancaran penegakan hukum menjelang libur panjang yang dijadwalkan pada 13 hingga 29 Maret mendatang. Wakajati menginstruksikan jajaran bidang Tindak Pidana Umum (Pidum) untuk proaktif berkoordinasi dengan aparat penegak hukum lainnya.

"Mulai dari sekarang, segera lakukan koordinasi dengan pihak Pengadilan dan Kepolisian, terutama untuk perkara yang akan diajukan ke tahap penuntutan. Lakukan pertemuan dan komunikasi yang intens agar proses hukum tetap berjalan dengan baik. Perhatikan betul perkara-perkara yang membutuhkan atensi khusus," pungkas Prihatin.

Bagikan tautan ini

Mendengarkan