Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Dalam Rangka Operasi Ketupat Turangga 2026 Polres Timor Tengah Selatan
KEJARI TTS, SOE - Kejaksaan Negeri Timor Tengah Selatan melalui Kasubsi I Intelijen, Leginov M. John Malelak, S.H. Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Dalam Rangka Operasi Ketupat Turangga 2026 Polres Timor Tengah Selatan, yang dilaksanakan di Aula Tribrata Polres TTS, pada hari Jumat, 06 Maret 2026.
Rapat ini dihadiri antara lain Wakapolres TTS (Kompol Ibrahim, S.H.), Ketua DPRD TTS (Mordekai Liu), Asisten 1 Bupati TTS (Denny Nubatonis, S.Sos., M.Si), Pasi Ops kodim 1621/TTS (Kapt. Inf. Djorim Nubatonis), Kasat Intelkam Polres TTS (Jenedi Lian), Sekdis Dishub TTS (Andi Kalumbung)
Perwakilan Dinkes TTS, Perwakilan Satpol PP Kab. TTS ,Kepala Bulog TTS.
Wakapolres TTS Kompol Ibrahim, S.H. menyampaikan bahwa Operasi Ketupat Turangga 2026 bertujuan mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat selama momentum Idul Fitri, termasuk arus mudik dan arus balik. Pengamanan akan difokuskan pada tempat ibadah, jalur lalu lintas, pusat keramaian, serta potensi gangguan kamtibmas dan keadaan darurat lainnya.
Ketua DPRD TTS Mordekai Liu menekankan diperlukan koordinasi yang baik antar seluruh pihak agar berbagai kegiatan masyarakat menjelang hari raya dapat berjalan tertib dan lancar. Ketersediaan kebutuhan masyarakat, termasuk stok BBM, serta perhatian khusus bagi masyarakat di wilayah yang jauh agar tetap memperoleh pelayanan secara optimal.
Sementara itu, Asisten I Bupati TTS Denny Nubatonis, S.Sos., M.Si menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan melakukan pemantauan langsung di lapangan serta memperkuat koordinasi terkait kesiapan fasilitas dan penentuan lokasi pos pengamanan maupun pos pelayanan.
Pasi Ops Kodim 1621/TTS Kapten Inf. Djorim Nubatonis menambahkan bahwa situasi keamanan di wilayah TTS saat ini relatif aman dan terkendali. TNI bersama Polri akan terus bersinergi melalui penempatan Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu guna memastikan perayaan Idul Fitri berlangsung aman dan kondusif.
Terakhir Kabag Ops Kepolisian Resor Timor Tengah Selatan, Agustinus D. Sole menjelaskan bahwa dalam pelaksanaannya, akan dilakukan patroli di permukiman yang ditinggal mudik, pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, jalur mudik, serta objek wisata. Pos-pos tersebut akan berfungsi untuk pengaturan lalu lintas, pelayanan kepada pemudik, hingga koordinasi lintas instansi guna memastikan pelaksanaan Idul Fitri berlangsung aman dan lancar.